Mie Time

Ceritanya pas awal Desember lalu, aku dan suami lagi pengen mie instan. Biasa, jatah bulanan "cheating" dari pola makan sehat. Ehehe. Nah, saat itu kami sedang berbeda selera. Tapi sama-sama Indomie~ Suami pilih indomie goreng aceh, sedangkan aku indomie ayam bawang, pengen yang berkuah gitu~ Sambil menunggu air mendidih, aku buka dua bungkus mienya. Eh... Continue Reading →

Aku dan Impian Mamah

Izinkan aku untuk sedikit bercerita. Dulu, duluuu sekali. Saat aku masih duduk di bangku SMA. Mamah pernah bilang: "Mamah pengen punya pesantren. Ya, setidaknya rumah yang Mamah bangun ini tidak pernah sepi dari al-Qur'an." Alhamdulillah, pada tahun itu, Mamah dan Bapak berangkat haji. Kata Mamah, di sana Mamah selalu berdoa hal yang sama seperti yang... Continue Reading →

Skripsi dan Instagram

April lalu, ada seorang teman online di instagram yang mengirim pesan padaku, Mbak Citra namanya. Lalu aku janjikan jawabannya nanti diposting di wordpress, dan baru sempat dirampungkan Agustus ini. Huhu. Maafkan aku ya, Mbak. Yash, langsung saja! Jadi, Maret 2018 lalu, aku memutuskan untuk “menghilang” dari dunia per-instagram-an. Alasannya? Klasik. Ingin fokus dulu ngerjain skripsi.... Continue Reading →

Mencintaimu Tanpa Jeda #Prolog

Wahai, terima kasih telah memilih perempuan yang begitu banyak kekurangan ini untuk menjadi pendamping hidupmu, penyempurna separuh agamamu. Aku-perempuan yang akan kau nikahi ini, hanyalah salah satu perempuan biasa di antara sekian banyak perempuan akhir zaman yang jauh dari sempurna. Aku memiliki banyak sekali kelemahan. Aku tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, seperti yang Rasul... Continue Reading →

Aku Ingin Hati Seperti Milikmu

Izinkan aku berkisah tentang sebuah cerita yang terjadi pada belasan tahun yang lalu, saat kita masih asing dengan dunia maya, saat uang jajan sekolah dengan seribu rupiah cukup untuk membeli banyak cemilan. Saat itu, ada dua kakak-adik yang baru saja pulang dari sekolah siangnya (sekolah agama). Si kakak duduk di kelas 5 SD, sedang adiknya... Continue Reading →

Perempuan dan Tangisannya

Pada baaaanyak sekali kesempatan, aku lebih suka menjadi orang yang tidak tahu. Karena seringkali ketidaktahuan hadir sepaket dengan ketenangan, dan kita semua-tentu saja, lebih menyukai hati yang tenang daripada berputar dalam kekhawatiran. ------- Katanya, perempuan itu makhluk yang paling mudah menangis. Entah ketika dia sedang bersedih, bahagia, ataupun marah, menangis adalah caranya. Rapuh. Seperti gelas-gelas... Continue Reading →

Cermin

... yang harus kita lakukan adalah: memiliki cermin besar-besar, lalu kita letakkan di depan-belakang-kanan-kiri-atas-bawah kita, agar yang pertama kali kita lihat adalah kesalahan diri kita sendiri. Jangan letakkan cermin itu jauh-jauh, agar saat cermin teman kita memantulkan sebuah noda, kita sadar diri bahwa cermin kita jauh lebih kotor. Jika cermin kita sudah retak-rusak, segera perbaiki,... Continue Reading →

Memiliki Hati yang Lapang

Masih ingat cerita seorang Bapak di dalam angkot yang tidak mau bergeser ketika ada penumpang lain masuk? Ya, aku pernah unggah tulisannya di Beri Udzur untuk Saudaramu. Kupikir ini harus terus kita jadikan pegangan. Bahwa terkadang, kita tidak tahu ada apa saja dibalik sesuatu yang nampak di hadapan kita. Kita hanya berasumsi, berprasangka, menjudge, tanpa... Continue Reading →

Cadar dan Diskriminasi

Beberapa hari yang lalu aku lihat video Talkshow Dua Sisi TvOne di Youtube. Jarang-jarang banget aku buka channel beginian, hampir ga pernah malah! Tapi kemarin videonya muncul di feeds Youtube setelah nonton video pernyataan sikap dari Prof Amany Lubis (ah, gausah diceritain ini mah lah ya, mahasiswa mah emang begitu, Bu. Sabar aja wkwk) Judul... Continue Reading →

Tentang al-Qur’an

Kita yang lebih tahu, mana yang lebih sering digenggam, dibuka, dan dibaca, juga, mana yang membuat kita nyaman berlama-lama dengannya. Waktu zaman kuliah dulu (yaelah ... 'dulu', baru lulus kemarin. HAHA), pernah ada pelatihan tashih al-Qur'an dari Lajnah Pentashihan al-Qur'an Kementrian Agama RI. Tashih al-Qur'an tuh emang gimana sih? Tashih artinya koreksi. Simpelnya, semua al-Qur'an... Continue Reading →

Drama Tugas Akhir (2)

Kalian penasaran kaan kelanjutannya kayak gimana? Hehehe. Engga juga, huu geer. Oke, oke. Gapapa. Aku cerita buat kukenang sendiri aja :' *** Saat detik-detik menegangkan itu, aku berpikir cepat. "Ada teman-teman saya di luar, Pak. Mereka bisa jadi saksi" Aku terpikir teman SMA-ku dan satu temanku lain yang masih ada di luar ruangan sidang. Alhamdulillah... Continue Reading →

Drama Tugas Akhir

Aku gatau harus mulai cerita skripsi ini dari mana, tapi baiklah, akan kumulai cerita ini dari sini. Sejak kejadian “pengusiran” dari kelas oleh salah satu dosen September (2017) lalu itu, rencanaku benar-benar berubah. Di mana awal rencanaku, sebelum semester 6 berakhir, aku sudah menyelesaikan draft proposal skripsi, agar nanti sepulang dari KKN aku bisa langsung... Continue Reading →

Sebuah Keputusan

Karena ada beberapa hal dan pertimbangan yang tidak bisa dijelaskan di sini (bisa aja sih, nanti tapi hehe), mulai saat ini, aku akan menonaktifkan izin komentar di setiap tulisan yang diposting. Begitupun juga aku akan sangat mengurangi komentar di postingan siapapun. Semoga tidak mengurangi semangat kita untuk saling mensupport dalam dunia kepenulisan di situs wordpress... Continue Reading →

Pintu Tertutup

Aku memiliki rumah dengan satu pintu. Tertutup rapat. Terkunci. Jangan khawatir. Tidak akan pernah aku buka ... untuk siapapun. Cukup kamu saja. Millatie Mustaqiemah Garut, 3 Februari 2019 *kalau kata Bapak: "hanya engkau" ~

Terapi Insomnia

Bagiku, bahagia itu sederhana: ketika bisa tidur malam dengan waktu “normal”. Iya, aku pengidap insomnia, sejak SMA. Tapi semakin parah setelah kuliah. Benarlah bahwa banyak hal yang patut kita syukuri, termasuk nikmat mengantuk. Hoho Dulu sih aku “menikmati” insomnia ini, tapi setelah sakit, kok annoying banget kalau malam-malam gabisa tidur padahal udah cape dan inginnya... Continue Reading →

Momo yang Hilang, Caca yang Malang

Di tengah ruangan yang cukup luas. Duduk dua orang gadis sedang asyik melakukan sesuatu. Gadis yang lebih muda memerhatikan temannya yang sedang fokus dengan kertas dan pensil warna. Gadis berambut panjang yang bernama Caca itu mulai tertarik dengan apa yang dilakukan si gadis berambut pendek, Momo. "Bagaimana menurutmu?" tanya Momo menyodorkan secarik kertas "Bagus, aku... Continue Reading →

L o v e m b e r

Desember kali ini benar-benar memberikanku kejutan. Iya. Begitu banyak sekali yang tak terduga. Kau tau 'kan bagaimana aku melewati hari-hari pada Desember lalu dengan begitu sesak? Selalu menyimpan harapan: semoga pada Desember yang akan datang aku sudah bisa berdamai. ... dan Desember kali ini, aku berada di depan gerbang harapan itu. Tuhan berkenan mengabulkannya. ------... Continue Reading →

Membaca atau Menulis?

Seseorang bertanya, “Kok kayaknya kamu udah lama ga posting tulisan baru di blog?” Aku tersenyum saja. “Loh kok malah senyum?” tanyanya lagi “Aku masih berduka” “Berduka kenapa?” Akhirnya aku terpaksa bercerita, “Hmm sebenarnya pekan kemarin handphoneku rusak, mati total, ketumpahan air kelapa, eh kerendem kali. Haha. Gausah detail deh, ya. Pokoknya rusak. Semua sajak dan... Continue Reading →

Selamat Pagi

Kenapa aku begitu menyukai ucapan Selamat Pagi? Karena, Selamat Pagi, bagiku, ia berarti: selamat berbahagia. Selamat, karena Tuhan berkenan memberimu kesempatan untuk melanjutkan perjuangan di negri persinggahan ini. Selamat, karena kamu masih terbangun dengan fisik yang sehat, juga jiwa yang lapang. Selamat Pagi. Bagiku, ia juga mengandung doa dan harapan. Apapun yang terjadi hari ini, se-menyedihkan... Continue Reading →

:)

Saat mentari terbit, dengan segala keindahannya, ia mengajarkan bahwa hari yang akan kita lewati, selalu datang bersama harapan-harapan. Dan saat ia terbenam, melalui senja yang syahdu, ia mengajarkan bahwa apapun yang terjadi, selama kita telah berusaha, kita harus menerimanya dengan lapang. Menerima bahwa siang harus berganti malam. Untuk kemudian, esok, menyemai harapan baru. Selamat pagi,... Continue Reading →

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑